Sumber Alami Ascorbic Acid yang Mudah Ditemukan
Kamu bisa mendapatkan ascorbic acid dari berbagai makanan segar, terutama buah dan sayur. Berikut beberapa sumber terbaik:
- Jeruk, lemon, dan grapefruit
- Jambu biji (kandungan vitamin C-nya 4 kali lebih tinggi dari jeruk)
- Kiwi dan stroberi
- Brokoli, kembang kol, dan paprika merah
- Kale dan bayam
Untuk menjaga kandungan vitamin C, hindari memasak terlalu lama. Vitamin ini mudah rusak oleh panas dan cahaya. Sebaiknya konsumsi sayuran dengan cara dikukus sebentar atau dimakan mentah sebagai salad.
Kebutuhan Harian Vitamin C
Kebutuhan vitamin C berbeda tergantung usia dan kondisi tubuh. Berikut panduan umum:
- Anak-anak: 40–50 mg per hari
- Dewasa pria: 90 mg per hari
- Dewasa wanita: 75 mg per hari
- Ibu hamil: 85 mg per hari
- Ibu menyusui: 120 mg per hari
Aktivitas fisik tinggi, merokok, atau stres dapat meningkatkan kebutuhan vitamin C. Perokok, misalnya, memerlukan tambahan sekitar 35 mg per hari karena tubuh mereka lebih banyak kehilangan antioksidan akibat paparan asap rokok.
Jika kekurangan, gejala yang sering muncul meliputi gusi berdarah, luka lama sembuh, kulit kering, dan mudah lelah. Dalam jangka panjang, kekurangan vitamin C dapat menurunkan imunitas dan mempercepat proses penuaan.
Suplemen Ascorbic Acid: Kapan Diperlukan
Suplemen vitamin C dapat membantu jika asupan makanan harian tidak mencukupi. Kondisi berikut biasanya memerlukan tambahan ascorbic acid:
- Pola makan rendah buah dan sayur
- Masa pemulihan setelah sakit atau operasi
- Aktivitas berat dan paparan polusi tinggi
- Perokok aktif atau pasif
Pilih suplemen dengan dosis 500–1000 mg per hari bila direkomendasikan dokter. Perhatikan label dan pastikan produk tersebut sudah terdaftar di BPOM. Jangan mengonsumsi berlebihan, karena kelebihan vitamin C bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual, kembung, atau diare.
Jika kamu ingin efek kulit cerah dan sehat, pilih suplemen vitamin C yang dipadukan dengan kolagen atau zinc. Kombinasi ini membantu regenerasi kulit dari dalam.