HomeMap
Bahasa IndonesiaBahasa Inggris
Logo

Aspartame

Tahun 1981 aspartam mendapat persetujuan dari FDA untuk digunakan pada beberapa jenis makanan. Untuk mendapat persetujuan ini, tentu banyak penelitian ilmiah yang harus ditinjau terlebih dahulu. Setelah dinyatakan aman untuk dikonsumsi, barulah FDA mau menyetujuinya. FDA telah melakukan evaluasi terhadap pemakaian aspartam dalam makanan dan minuman sebanyak 26 kali sejak pertama kali menyetujui penggunaannya. Dan dari bukti-bukti ilmiah yang ada, maka sejak tahun 1996 FDA menyetujui penggunaan aspartam sebagai pemanis buatan yang dapat digunakan dalam semua makanan dan minuman.
Saat ini aspartam telah ada dalam berbagai bentuk, seperti cair, granular, enkapsulasi dan juga tepung. Dengan demikian, aspartam dapat digunakan dalam berbagai bentuk dan jenis makanan maupun minuman. Bentuk enkapsulasi bersifat tahan panas sehingga dapat digunakan untuk produk-produk yang memerlukan suhu tinggi dalam pembuatannya.
Setelah persetujuan diperoleh, bukan berarti tidak ada lagi penelitian lain yang dilakukan. Lebih dari 100 penelitian telah dilakukan sejak tahun 1981, dan sampai saat ini, FDA tidak mengubah pendapatnya. Aspartam kini telah disetujui penggunaannya di lebih dari 100 negara termasuk Indonesia.

More From Sweetener

Sucralose
Sucralose
Sucralose ditemukan dalam banyak produk makanan dan minuman, digunakan karena merupakan pemanis tanpa kalori, tidak mempromosikan gigi berlubang, adalah sebagai aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes dan non diabetes, dan tidak mempengaruhi insulin tingkat. Sucralose digunakan sebagai pengganti, atau kombinasi, pemanis buatan atau alam lainnya seperti aspartam, asesulfam kalium atau sirup jagung tinggi fruktosa. Sucralose digunakan dalam produk seperti permen, sarapan dan minuman ringan. Hal ini juga digunakan dalam buah-buahan kalengan di mana air dan sucralose mengambil tempat jauh lebih tinggi kalori jagung berdasarkan sirup aditif.
MORE INFORMATION
Sorbitol
Sorbitol
Sorbitol, dikenal sebagai glucitol adalah gula alkohol dengan rasa manis yang tubuh manusia memetabolisme perlahan. Hal ini dapat diperoleh dengan reduksi glukosa, mengubah gugus aldehid untuk kelompok hidroksil. Kebanyakan sorbitol dibuat dari sirup jagung, tetapi juga ditemukan dalam apel, pir, persik, dan plum. Hal ini diubah menjadi fruktosa oleh sorbitol-6-fosfat 2-dehidrogenase. Sorbitol merupakan isomer manitol, gula alkohol yang lain ; dua berbeda hanya dalam orientasi gugus hidroksil pada karbon 2. Sementara serupa, dua gula alkohol memiliki sumber yang sangat berbeda di alam, titik leleh, dan penggunaan.

MORE INFORMATION