HomeMap
Bahasa IndonesiaBahasa Inggris
Logo
Calcium Lactate
Calcium Lactate
Kalsium laktat diproduksi dengan mencampur asam laktat dengan kalsium karbonat atau kalsium hidroksida. Sementara itu digunakan sebagai suplemen kalsium dan membentengi makanan, kalsium laktat mengisi berbagai peran dalam industri makanan sebagai agen disetujui firming, pengental, penguat rasa dan agen ragi. Kalsium laktat mengandung kalsium kurang unsur dari dua bentuk lain kalsium yang biasa digunakan dalam suplemen yaitu kalsium karbonat dan kalsium sitrat.
MORE INFORMATION
Gelatine
Gelatine
Gelatin atau gelatin (dari bahasa Latin: gelatus berarti "kaku", "beku"; bandingkan dengan gelato) adalah tembus, tidak berwarna, rapuh (saat kering), makanan hambar berasal dari kolagen yang diperoleh dari berbagai hewan produk. Hal ini biasanya digunakan sebagai agen pembentuk gel dalam makanan, obat-obatan, fotografi, dan manufaktur kosmetik. Zat yang mengandung gelatin atau berfungsi dengan cara yang sama disebut "agar-agar".
Gelatin adalah bentuk ireversibel dihidrolisis kolagen, dimana hasil hidrolisis dalam pengurangan fibril protein menjadi peptida yang lebih kecil, yang akan memiliki rentang berat molekul yang luas terkait dengan metode fisik dan kimia dari denaturasi, berdasarkan proses hidrolisis. Hal ini ditemukan di sebagian besar permen gummy, serta produk-produk lainnya seperti marshmallow, makanan penutup gelatin, dan beberapa es krim, dips, dan yogurt. Gelatin untuk digunakan resep datang dalam bentuk lembaran, butiran, atau bubuk. jenis instan dapat ditambahkan ke makanan karena mereka; orang lain harus direndam dalam air terlebih dahulu.
MORE INFORMATION
Glycine
Glycine
Glycine merupakan salah satu genus dari suku polong-polongan (Fabaceae). Di dalamnya dikenal dua spesies kedelai yang penting bagi manusia sebagai sumber protein dan lemak nabati serta antioksidan: Glycine max (kedelai putih) dan Glycine soja (kedelai hitam).
MORE INFORMATION
Madu
Madu
Madu adalah cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Jika Tawon madu sudah berada dalam sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat pada abdomen dan dikunyah dikerjakan bersama tawon lain, jika nektar sudah halus ditempatkan pada sel, jika sel sudah penuh akan ditutup dan terjadi fermentasi.
Rasa manis madu disebapkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula.Madu memiliki ciri-ciri kimia yang menarik, dioleskan jika dipakai untuk pemanggangan. Madu memiliki rasa yang berbeda daripada gula dan pemanis lainnya.Kebanyakan mikroorganisme tidak bisa berkembang di dalam madu karena rendahnya aktivitas air yang hanya 0.6.
Sejarah penggunaan madu oleh manusia sudah cukup panjang. Dari dulu manusia menggunakan madu untuk makanan dan minuman sebagai pemanis atau perasa. Aroma madu bergantung pada sumber nektar yang diambil lebah.

MORE INFORMATION